Archive for February, 2008

Catatan Lomba Komputer

Wednesday, February 27th, 2008

Rabu, 27 Februari 2008

05:00

Berangkat dari rumah…. Di ujung jalan berhenti didepan tukang nasi uduk. Beli tiga bungkus nasi dan 7 buah risoles. Walaupun kemarin sudah diingatkan untuk sarapan tapi siapa tau mereka gak sempet sarapan. Berangkaaat….

05:40

Sampai di sekolah…. Dua dari tiga anak sudah datang, Herdy (salah satu peserta lomba) bilang kalau Dwi (peserta lainnya) sedang ada dijalan dan sebentar lagi sampai. Oh iya… Lomba komputer kali ini dilombakan dalam bentuk tim, satu tim terdiri dari tiga orang. Dan ini tim saya….

Dwi : XII IPS 5, pendiam - cepat ngerti konsep

Hanggara : XII IPA 1, gak banyak omong - udah jadi "target" saya sejak tugas HTML pertama

Herdymansyah : XII IPA 5, seneng ngobrol - maniak hardware komputer

Tiga orang terpilih, setelah semua seleksi dan pertimbangan-pertimbangan. Setelah memberikan bungkusan nasi yang tadi dibeli saya pamit (sekalian pinjem sendok 3 biji) ke mpok (CS) yang ada di SMA. Saat kembali ke lapangan parkir Dwi sudah datang…OK tinggal masuk ke dalam Bis. 06:15 Bis belum berangkat, tinggal satu anak lagi yang belum datang.

Saya mulai cemas, mengingat hari ini adalah hari kerja dan jalur yang akan dilewati adalah jalur macet. Saat memikirkan apakah Tol Jatibening bakal macet atau nggak si anak datang…

Berangkat ke Tegal Alur…….

08:05

Ya ampun… masih di tol Tanjung Priuk. Di proposal lomba mulai jam 08:00, guru komputer SMK yang ada disamping saya tidak jauh berbeda keadaannya dengan saya (terkulai lemas…)

08:40

Tiba di Tegal Alur…. Saya langsung ke lobi SMA Yadika 2 dengan setengah berlari, setelah membaca pengumuman yang mengatakan SMA Yadika 8 mendapatkan ruang dilantai 3 kami langsung naik kelantai yang ditentukan. Sesampainya didepan lab komputer lantai 3 ternyata lab sudah dikunci…. setangah panik saya mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban… Datang seorang pengurus OSIS setempat mengatakan bahwa lomba dimulai jam 09:00 dan ternyata baru tuan rumah dan SMA Yadika 8 yang datang. Wah gak bisa dibilang leganya kaya gimana…..

09:30

Setengah jam lebih menunggu didepan lab komputer…. Waktu pelaksanaannya diundur kembali… Pintu Lab Terbuka dan tim saya masuk…. Rasanya seperti melepaskan gengaman dari anak yang baru jalan :( 09:40 s.d. 11:40 Mondar-mandir gak tentu arah… Nyari makanan (tadi lupa beli nasi buat diri sendiri ) Beli fres tea rasa aple…. Lihat-lihat stand SMA seluruh Yadika…. dan…. menunggu (dengan bosan)

11:41

Naik kelantai 3… menunggu terbukanya pintu lab bersama bu Harni (guru Komputer SMK)…. Sempat ngobrol dengan panitia lomba yang mengedarkan absen… ternyata budget yang dikeluarkan untuk acara ini sebesar 160 juta…. HAH……

12:00

Peserta keluar dari lab…

"Gimana?…" tanya saya ke Herdy

"Payah kak, komputernya pake vista transformation jadinya prosesnya lambat, untung setingannya saya ganti ke XP jadi agak lumayan. Trus flash playernya gak ada jadi hasil flashnya gak bisa dilihat."

"Tapi selesai kan…" Tanya saya

"Selesai sih kak, orang yang lain aja belum pake flash kita udah selesai"

"Ya udah deh…yang penting itu yang terbaik yang kalian bisa lakukan, ya kan"

"Ya gitu deh. Tapi kak, kalo gk menang gpp ya…" Kata herdy

"Biasanya kalo udah melakukan yang terbaik biasanya juara" kata saya setengah bercanda tapi banyakan serius

Tim saya "Yah, itu maksa menang (senyum kecut)"

15:00

Pengumuman lomba dimulai dari tingkat TK hingga SMK.

Herdy : “Kak kalo kita menang saya mau guling-guling sama ngaduk-ngaduk sampah yang disana” sambil menunjuk tumpukan sampah stand SMA-SMK Yadika

Ibu Harni : “Bener ya, jangan-jangan kerena nazar kamu yang tadinya gak menang berubah jadi menang”

Herdy : “ Kak kalo gak menang gpp ya…”

Saya : “Ya gpp, ntar catet siapa aja yang menang, kalo kita gak disebut kita santet rame-rame (senyum antara khawatir & bercanda)

Saat pengumuman tingkat SMA, Komputer tidak dicantumkan, ternyata lomba komputer disamakan untuk tingkat SMA dan SMK.

Panitia : “Lomba komputer tingkat SMA/ SMK se Yadika…”

Saya duduk di dekat tiang, jadi kalo SMA Yadika tidak disebutkan saya tidak terkulai di lapangan.

Panitia : “Juara 1 Lomba Komputer tingkat SMA/ SMK adalah….”

Saya masih dalam posisi duduk dengan secarik kertas dan sebuah ballpoint untuk mencatat semua juara untuk perlombaan SMA, panitia menyebutkan satu nama dan saya menulisnya SMA Yadika 8 sedetik saya terdiam membaca apa yang saya tuliskan, lalu melihat ke arah tim saya dilapangan, mereka menyeringai senang, saya kembali melihat tulisan saya, lalu kembali ke tim saya dan detik kemudian menyadari bahwa tim saya yang menang.

Agak telat mungkin, tapi saya melompat dari tempat duduk saya, berteriak-teriak senang, melompat-lompat dan melakukan tos dengan tim saya, merasakan kembali euforia kemenangan. Diluar dugaan saya untuk mendapatkan juara pertama untuk perlombaan ini.

15:30

Selesai shalat Ashar kami kembali pulang. Walaupun perasaan saya sangat senang karena menang, tapi disisi lain SMK Yadika 8 tidak mendapatkan juara apapun untuk komputer. Saya juga yang melatih tim SMK walaupun tidak seintensif SMA. Jadi ngerti gimana perasaan para pemenang reality show yang mengungguli kawannya sendiri. 18:40 Tiba disekolah… Setelah memberikan wejangan terahir pada Herdy dan Hanggara (Dwi turun di tol timur). Saya kembali pulang kemudian mandi shalat lalu tidur dalam euforia kemenangan kami…

Lomba Komputer hiks

Sunday, February 3rd, 2008

Lomba komputer yang akan dilangsungkan tanggal 19 nanti benar-benar bikin saya pusing. Saat ini saya harus meneyeleksi 18 orang menjadi 3 orang yang akan ikut perlombaan. Masalah yang saya rasakan adalah kemampuan mereka yang hampir rata, dan ditambah lomba kali ini dinilai berdasarkan tim.

Materinya tidak terlalu rumit, bukan bahasa pemrograman yang ngejelimet, tapi yang namanya buat website butuh buanyak latihan. Biasanya saat mengajar saya hanya memberikan sedikit demi sedikit materi yang ada, dengan harapan anak-anak akan lebih dari sekedar paham. Tapi buat latihan lomba ini materi yang harusnya saya sampaikan dalam 7-8  pertemuan di rapel jadi 2 kali pertemuan. Kalau dianalogikan, yang biasanya dikasih makan pakai sendok sekarang dikasih makan pakai sekop :)

Sekarang lagi dikejar-kejar sama wakasek kesiswaan “Bu Dela… nama anak-anaknya siapa aja? Tinggal Bu Dela yang belum…”

Ke 18 orang itu dikasih tugas untuk seleksi tapiii… sampai saat ini belum ada yang ngumpulin… hiks…hikss…

Kalo dipikir-pikir bingung juga, bebannya dimana ya? Bukan gue yang lomba kok, bukan gue yang bawa nama sekolah, kenapa merasa terbebani? (udah gitu kalo menang gak ada duitnya pula…)

Hiks.. tolong doakan biar bisa mengambil keputusan yang terbaik